My dreams [someday] come true!


Yeaaaaay…. Ketemu lagi dengan blog emonikova yang sudah ditelantarkan pemiliknya di tahun 2011 🙂 tapi alhamdulillah sekarang bisa kembali terisi dan akan kembali menggugah benak kalian semua *halah*

Many things happen in 2011… dan nggak kerasa udah tahun 2012 aja. Waaah cepet banget yaaa… dan walau kalender udah ganti angka jadi 2012, kayaknya masih banyak impian saya yang belum tercapai… masih jauh malah.

BTW…Awal tahun ini seneng banget karena bisa menghabiskan waktu bareng keluarga 🙂 rasanya lengkap banget. Semangat juga karena banyak yang punya resolusi luar biasa di tahun ini… semoga Allah mengistiqomahkan hati mereka untuk mewujudkan segala impiannya http://www.emocutez.com

Seseorang tidak mau mendengar resolusi saya tahun ini karena katanya saya pasti akan menulisnya di blog. Huwaaaaa…. nggak tau aja blog saya kena gusur sama IPB karena saya sudah jadi alumni jadi harus ganti domain ke alumni.ipb.ac.id. hmmmm… tapi rasanya benar juga, bukan blog saya kalau nggak ada ocehan tentang impian-impian saya di dalamnya.

Ini bukan resolusi sih… tapi impian-impian saya yang harus saya capai cepat atau lambat. Apa ajakah itu??? TARAAAA beberapa diantaranya:

Image and video hosting by TinyPic Become a writer!  : Mengutip perkataan Alfred Kazin The writer writes in order to teach himself, to understand himself, to satisfy himself; the publishing of his ideas, though it brings gratification, is a curious anticlimax.”

Yup! Saya ingin menjadi penulis. Kenapa ya? Mungkin karena saya merasa dengan menulis saya menjadi membaca banyak hal, bertanya pada banyak orang, memikirkan segala hal secara lebih mendalam, dan lama kelamaan saya merasa menulis adalah guru yang begitu hebat dalam hidup saya. Menulis adalah sebuah proses pencarian berbagai filosofi kehidupan…

It’s one of my dreams suatu hari saya bisa membuat sebuah tulisan yang layak masuk rak buku banyak orang di dunia ini. Jika saya tidak bisa mengelilingi dunia ini, maka saya akan memohon dengan sangat kepada Allah agar tulisan saya yang kelak mewakili saya menyampaikan pemikiran saya pada dunia. Saya ingin suatu hari nanti… dengan atau tanpa saya ketahui, banyak orang yang menjadi lebih baik setelah membaca tulisan-tulisan saya. Biarkan dunia belajar dari apa yang saya tuliskan…

Sebegitunyakah tekad saya? mmm… bagaimana ya? Saya ingin anak, cucu, dan cicit-cicit saya kelak mengenal saya seperti layaknya mereka mengenai Isaac Newton di buku sejarah dan buku science mereka. Saya ingin menjadi partikel dari setiap kesusksesan dan kebahagiaan orang lain, saya ingin memastikan pemikiran saya terus “hidup” di dunia ini. That’s it! Dan saya merasa menulis merupakan salah satu caranya.

Image and video hosting by TinyPic Sekolah lagi! Entah deh Allah mau memberi saya kesempatan belajar dimana. Tapi saya menyadari sebuah hal. Saya ingat betul bahwa kelak masa-masa di depan saya nanti akan senantiasa semakin berat. Saya akan semakin tua… saya cepat atau lambat… harus bisa [dan mau] membagi ilmu saya kepada generasi-generasi setelah saya agar mereka lebih siap menghadapi masa mereka *hiyaaaa ribet bahasanya*. Intinya sih mau mencerdaskan anak bangsa aja sih 🙂 Tapi bagaimana saya mampu bisa mengajarkan banyak hal pada orang lain jika saya, si Marissa Malahayati ini, tidak mau belajar lebih jauh… lebih giat… lebih keras…? Saya ingin dunia sempat mencatat nama saya sebagai cendekiawati Islam di muka bumi ini. Hahahahaha… berat banget ya. Tapi apa gunanya sih ilmu kalau buat dipendam sendirian begitu aja?

Saya juga ingin menjadi salah satu maskot kesuksesan orang-orang dengan kemampuan ekonomi yang tidak “wah” tapi bisa meraih ilmu yang “wah” melebihi orang dengan kemampuan ekonomi yah “wah” …. Ya! saya ingin meraih predikat bergengsi seperti itu dalam kehidupan saya!

Lagipula! Saya masih merasa begitu bodoh.
Saya teringat salah satu puisi panjang Goethe “Faust” dalam bagian  Der Tragödie :

“Dafür ist mir auch alle Freud’ entrissen,
Bilde mir nicht ein was rechts zu wissen,
Bilde mir nicht ein, ich könnte was lehren,
Die Menschen zu bessern und zu bekehren.
Auch hab’ ich weder Gut noch Geld,
Noch Ehr’ und Herrlichkeit der Welt.”

(To offset that, all joy is rent from me.
I do not imagine I know aught that’s right;
I do not imagine I could teach what might
Convert and improve humanity.
Nor have  gold or things of worth,
Or honours, splendours of the earth.)

NB:Kesalahan penerjemahan tidak ditanggung penulis ya, karena memang terjemahan di bukunya begitu :p hehehe.

Dalam puisi panjangnya tersebut, Goethe, yang sudah mempelajari berbagai macam ilmu pengetahuan mulai dari kedokteran, filosofi, hingga teologi, kemudian bertanya-tanya bahwa apakah ilmu yang selama ini dia pelajari sudah cukup? Apakah apa yang dia pelajari dan ajarkan merupakan kebenaran? Itu membuat Ia merasa bahwa ilmu yang ia miliki tidak akan pernah cukup! Saya mulai mengerti apa yang dirasakan Goethe saat itu! http://www.emocutez.com

Ilmu Allah itu begitu luas… dan itu membuat kita semua harusnya menyadari bahwa belajar itu memang betul-betul never ending process! Semakin banyak belajar… semakin merasa penasaran dengan keajaiban-keajaiban luar biasa di dunia ini bukan hanya membuat hidup ini menjadi lebih berarti (dan nggak gabut) tapi rasanya membuat hubungan seorang hamba dengan Tuhannya semakin dekat. Aih… luar biasa sekali.

Image and video hosting by TinyPic Dunno how…. ingin memberdayakan masyarakat menengah kebawah 🙂 Walaupun saya dulu pernah mendaulat diri sebagai HIMAGITA (Himpunan Mahasiswa Gila Harta) but sorry… buat saya dengan harta seharusnya bisa memperbanyak pahala dan bisa membantu lebih banyak orang. Buat saya kekayaan bukan segala-galanya… tapi membuat orang lain kaya huwaaaaa that’s a great life! EVER!

Ada sebuah impian besar dan kayaknya proyek seumur hidup deh. Jika  Allah mengizinkan kelak saya ingin mengabdikan diri saya untuk mengembangkan sistem keuangan mikro di pedesaan negeri ini. Gila kan! Nggak usah bilang deh, saya juga mikir gitu kok http://www.emocutez.com. Si anak mami ini pada akhirnya maunya kok jadi pengabdi masyarakat gitu… waaah udah deh pasti ngebayanginnya aja susah.

Tapi itu prestasi luar biasa yang ingin saya raih dalam hidup saya. Saya sudah cukup banyak melihat banyak orang-orang yang luar biasa berjuang mati-matian untuk hidupnya… Saya ingin menebus setiap centimeter penyesalan saya karena saya tidak bisa banyak membantu orang-orang di sekitar saya yang membutuhkan bantuan saya.  Saya ingin keberadaan saya bisa membawa kebahagiaan bagi orang lain. Itu jauh lebih berharga dari kekayaan jenis apapun di muka bumi ini. Rasanya luar biasa sekali jika ilmu yang saya pelajari itu bermanfaat bukan hanya untuk saya sendiri tapi juga untuk orang lain… apalagi ilmu itu rasanya sudah begitu sejalan dan seimbang antara ilmu dunia dan akhirat. Aih…nikmat mana lagi yang bisa saya dustakan saat itu.

Image and video hosting by TinyPic See my family proud of me… and make them happily ever after! Rasanya ingin membuat keluarga saya ini menjadi keluarga yang begitu bahagia… no more tears… no more bad things… no more bad memories… Saya hanya ingin keluarga saya bahagia! Yaaaah… pokoknya sekali lagi saya tegaskan kelak saya akan umumkan pada seluruh penjuru bumi bahwa  mungkin keluarga saya bukan keluarga yang sempurna tapi mungkin salah satu yang paling bahagia di muka bumi ini.

Image and video hosting by TinyPic Belajar lebih banyak untuk memahami Al-Quran! nggak cuman apal ya! apal doang mah biasa… tapi pahamnya itu loh. Sebenarnya tertohok sejak lama karena pas nonton film V for Vendetta ada dialog “Tidak perlu menjadi seorang muslim untuk menikmati sastra terindah di muka bumi ini” Iyakkk itu dikutip seadanya dan seingetnya ya. Tapi sebuah hal yang luar biasa aja, orang non-muslim aja banyak banget yang menghargai dan mengagumi Al-Quran, kenapa saya nggak? Kayaknya kok cupu banget gitu ya? Padahal bukan cuman indah tapi seluruh maknanya begitu mendalam! Coba bayangkan! kalau dalam periode kehidupan saya cuman sekadar baca doang dan nggak berusaha mencintai, memaknai, dan memahami itu… arrghhh cupu aja! Apa yang bisa saya ajarkan kepada generasi-generasi setelah saya nanti? Apa yang bisa saya jawab jika tiba-tiba ada orang yang berbeda agama dengan saya menanyakan mengenai filosofi-filosofi Al-Quran kepada saya? Mau dijawab dengan muka cengo tidak berdaya?http://www.emocutez.com Arggh… nggak deh, terlalu nightmare kalau kayak begitu heheheh

 

Itu dia! Impian-impian besar saya 🙂
Lainnya…? Wah masih banyak! Mau jadi orang kaya… mau jadi peneliti… dan yang paling  HOT mau berkeluarga…. hahahahaha masih banyak sekali deh pokoknya. Tapi saya percaya… jika Allah mengizinkan saya  meraih impian saya, maka Ia akan mengarahkan saya pada hal-hal terbaik yang mengarahkan pada impian saya tersebut. Saya percaya sekali… Allah akan memberikan saya ilmu dan karir yang baik dan akan menganugerahi saya guru-guru dan teman-teman yang luar biasa sebagai bekal saya dalam meraih impian saya. Allah juga kelak akan membuat saya memiliki pendamping hidup yang sangat baik dan bijaksana yang bisa membuat saya lebih bijak dalam bertindak http://www.emocutez.com, tidak tanggung-tanggung saya masih akan memiliki keluarga yang selalu mendukung saya dengan keceriaan-keceriaan khas mereka:Mama, adik, dan seluruh komponen keluarga saya.

Masalahnya… apakah Allah mengizinkan setiap impian dan doa saya ini…
Apakah Allah akan terus menjaga hati saya agar tetap istiqomah mempertahankan niat ini…
Jika ini merupakan hal yang baik bagi saya dan banyak orang… saya yakin Allah akan mengizinkannya. Wallahu’alam bi shawab.

Ini impianku… apa impianmu? apapun itu… gapailah!http://www.emocutez.com

 

 

Because you’ll never find a girl like me in every dynasty…


Image and video hosting by TinyPic“Mengapa aku ingin menjadi seseorang yang berguna bagi kehidupan orang lain?  Karena dengan menjadi seseorang yaqng berguna bagi kehidupan orang lain, aku akan menjadi manusia yang berharga di mata orang lain dan di mata Tuhanku. Jawaban yang lumayan bukan? Mudah-mudahan tidak terlalu buruk” (Curhat Setan- Fahd Djibran)

Jika beberapa bulan yang lalu saya mengajak kawan-kawan sekalian bicara cinta Image and video hosting by TinyPic lewat film India *Tenang minggu depan Insya Allah akan ada pembicaraan tentang cinta yang lebih HOT lagi! pokoknya special pake cabe deh*, kali ini saya akan mengajak kawan-kawan sekalian bicara tentang hidup dari film animasi. Masih ingat dan pernah nonton film MULAN. Bagi saya ini merupakan salah satu film animasi Disney yang paling heroik~ Arggggh… gak bosen-bosen nontonnya. Kayaknya udah lebih dari 10 kali deh nonton film ini.

Mulan mencritakan mengenai seorang  anak perempuan bernama Fa Mulan yang mengantikan ayahnya untuk mengikuti wajib militer karena ayahnya sudah tua dan mulai sakit-sakitan sedangkan keluarganya  sendiri tidak memiliki anak laki-laki. Yaph… walaupun ditentang tapi dengan nekad perkasa, Mulan akhirnya ambil kuda dan langsung ciao ikut pelatihan militer. Banyak rintangan yang haris dia hadapi, dia menjadi seseorang yang dianggap kebanyakan orang “penentang” tapi dia selalu percaya dengan apa yang dia lakukan. Akhir cerita China diselamatkan oleh Fa Mulan (dengan bantuan cowok keren yang jadi panglimanya sih… mmm…siapa ya namanya, pokoknya macho abis deh). Salah satu quote yang saya tunggu dari film ini adalah saat Kaisar China saat itu mengatakan kira-kira “You’ll never find a girl like that in every dynasty” Argggggghhhhh~~~~ sumpah kalau saya jadi Mulan anjrit deeeh, walau simple tapi kata-kata itu menurut saya sebuah pengakuan mutlak atas integritas seorang wanita, dan itu LUAR BIASA!

Image and video hosting by TinyPicJika bagi Anda ini hanya penggalan cerita, bagi saya kisah Mulan adalah penggalan kehidupan. Wanita yang harus “maju ke medan perang” dalam realitas tidak hanya satu dua…. banyak sekali, dan saya merasa saya salah satunya. Sebagai anak pertama dari sebuah keluarga kecil sederhana yang sudah ditinggalkan ayah, Mama sedang sakit, dan adik juga sebenarnya masih bocah dan belum paham realita kehidupan *halah* saya harus menjadi sebuah  tokoh superhero wanita dalam cerita kecil kehidupan ini.

Tidak ada keraguan apapun jika saya mengatakan “I’m still the luckiest girl in this galaxy”, bagaimana tidak? Saya memiliki keluarga yang luar biasa… baik sekali. Saling bantu-membantu dalam keadaan apapun hingga gini saya menjadi Sarjana itu semua mustahil tanpa bantuan keluarga terbaik di antariksa ini. Walau saya tidak punya terlalu banyak teman, akan tetapi teman yang saya miliki adalah teman-teman yang sangat baik, akrab, dan entahlah~ bagaimana bilangnya yaaaa… luar biasa saja. Saya bahkan punya dosen yang sudah seperti sahabat baik saya sendiri, punya kucing yang lucu, dan tentu punya Tuhan yang Mahabaik *terima kasih Ya Allah*

Akan tetapi rasanya….mmmm…. bagaimana ya? Rasanya selama ini selalu dimanja oleh keberuntungan-keberuntungan itu. Saya, dalam hidup saya, rasanya belum pernah melakukan apapun. Selama ini saya tidak berdoa agar Tuhan memberikan usia yang sangat panjang *buat apa? nanti setelah jadi “mammy” berubah jadi “mummy” *gila kan… penulisannya hampir sama tapi artinya jauh kemana-mana*  saya meminta dengan sangat… “Please dong Ya Allah… dalam kesempatan yang hidup sekaliiiiii ini saja buat hamba-Mu ini begitu berarti untuk orang-orang di sekitarnya” that’s all, sekarang sih Marissa masih cupu-cupu aja. Masih seneng ngerepotin orang, masih seneng ngebantah *ini gw banget*, masih pemalas, yaaaa semuanya komplit lah.

Sedikit meloncat ke masa lalu sebelum saya melanjutnya curhat colongan hari ini. Dulu, sewaktu saya masih kecil saya selalu bertanya kepada ayah saya “Yah, kenapa sih setiap pulang kerja ayah selalu bawa pulang oleh-oleh… kan capek nyarinya. Emang Ayah kaya ya?” jawaban ayah saya saat itu “Ya… karena pengen bawa aja” (liat kan? Ayah saya juga sebenernya asal kok kalo jawab pertanyaan)…
Lalu saya tanya lagi, “Semua ayah itu seperti ayah ya?”
“Ya… seperti itu. Ayah dimanapun jika sayang dengan keluarganya akan berusaha ngasih apapun agar keluarganya senang, sekuat tenaga, sebisa mungkin,ya asal keluarganya gak bandel sih”
“Oh, begitu ya, Yah. Wah repot ya jadi Ayah. Untung saya perempuan”
“Hahahahhaha… gak apa deh yang penting ayah tetep ganteng. Tapi untung ayah punya anak kayak kamu”

Image and video hosting by TinyPicPercakapan itu terjadi sudah lamaaaaaa sekali, sebelum adik saya lahir. Seingat saya saya masih umur 7 tahun deh. Ayah sewaktu itu pulang malam hanya demi cari burger Mc D*nald pesanan saya *anak durhaka* heran… masih aja dicariin, padahal kalo nggak ada yang gak usah ya… dasar cowok! Saya masih sangat bocah sekali saat itu, tidak peduli apa sih makna dari kata-kata ayah saya…. tapi kini saya mengerti….

Kalian tahu, saat kalian menyadari betapa cintanya kalian kepada keluarga kalian… kepada setiap orang-orang terdekat kalian… rasanya luar biasa sekali, rasanya ingin bisa memberikan kebahagiaan mahadahsyat kepada mereka semua. Rasanya ingin menjadi bagian dari setiap kebahagiaan mereka dari komponen kebahagiaan yang atomik sama yang sangat besar. Rasanya ingin terus memastikan mereka baik-baik saja. Rasanya ingin memukuli kesedihan dan ketakutan hingga babak belur hingga mereka menjauh dan jangan dekat-dekat dari orang yang kita sayangi. Rasanya ingin Tuhan selalu melindungi mereka. Mungkin itu yang dirasakan ayah saya semasa hidupnya… karena ini yang saya rasakan saat ini.

Entah apa yang orang lain pikirkan, mungkin beberapa orang mengatakan saya terlalu terjebak pada dunia saya sendiri, betulkan?Impian saya toh tidak muluk, saya ingin selalu bisa membayarkan zakat keluarga saya, bisa mengajak Mama check up rutin, bisa menyekolahkan adik, bisa memastikan bahwa kebutuhan primer orang-orang yang suka bantu-bantu di rumah saya (dari tukang kebun dsb….dsb….dsb…) terpenuhi, bisa melihat teman-teman saya bahagia, dan masih sangat banyak lagi… tidak masalah jika saya menjadi orang yang begitu sederhana, bagi saya menjadi sederhana namun krusial bagi kehidupan orang lain adalah penghormatan tertinggi kepada saya sebagai manusia *hiyaaaaa bahasanya*

Itulah mengapa, saya…. MARISSA MALAHAYATI… memutuskan untuk menjadi wanita yang maju dengan gagah berani di “medan perang”, medan perang ini luar biasa… karena tidak membutuhkan pedang tapi keteguhan hati untuk memenangkannya. Saya sadar, akan harus banyak berkorban tapi itu semua akan tertutupi dengan kebahagian jika “ambisi” saya terpenuhi. Saya ingin menjadi manusia yang sederhana saja… tapi kehadiran saya berarti untuk orang-orang di sekitar saya. Saya ingin menjadi manusia yang sederhana saja… tapi saya bisa memastikan orang-orang terdekat saya, terutama keluarga saya, akan baik-baik saja hingga kapanpun juga. Saya ingin menjadi manusia yang sederhana saja… akan tetapi tindakan saya terlihat begitu elegan di mata Tuhan saya. Sederhana kan? terkadang hal yang sederhana lebih rumit daripada yang terlihat.

Setahu saya, prasangka Allah itu sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Kalau begitu saya yakin dapat membuat Mama bangga, menjadi contoh yang baik bagi adik saya, menjadi sebuah bagian dari kebahagiaan semua orang yang terpenting dalam hidup saya.
Image and video hosting by TinyPic

“Dear, Ayah… Ayah pernah mengatakan beruntung memiliki anak seperti saya. Lihatlah dari sana, Yah… Saya akan berusaha membuktikan bahwa ucapan Ayah tidak salah, walaupun saya anak perempuan ayah yang manja setengah mati tapi si manja ini akan berjuang gila-gilaan. Everybody will be fine, Dad… I promise. Terima kasih untuk selalu mempercayai anak perempuan manjamu ini habis-habisan hingga akhir hayatmu. Hingga akhir hayat saya, Yah… saya akan terus memegang prinsip hidup saya sekalipun orang lain menganggap saya gila sekalipun, mereka hanya perlu melihat apa pencapaian saya nanti… Saya akan membuat dunia terkesan dengan perjuangan saya. “

Image and video hosting by TinyPic

Karena keadaan yang akan mengajari kita…


Tepat 101 tahun yang lalu… Pada tanggal yang sama… tanggal 31 Maret, Menara Eiffel diresmikan dan resmi pula di buka untuk umum. Pada hal yang wajar jika tanggal 31 maret ditetapkan sebagai ulang tahun menara eiffel. Jadi…. SELAMAT ULANG TAHUN MENARA EIFFEL http://www.emocutez.com
Dan… pada tanggal yang sama 21 tahun yang lalu… seorang marissa malahayati terlahir di dunia…. Jadi SELAMAT ULANG TAHUN MARISSA http://www.emocutez.com

Itulah mengapa… kalau ditanya negara yang paling mau gw kunjungi itu apa, maka jawabannya sudah paling klop PERANCIS, alasannya simple, gw mau ngerayain ulang tahun berdua bareng menara eiffel *okey stupid reason http://www.emocutez.com*

Salah sih, harusnya harapan itu ke Mekah duluan ya baru ke Paris… entahlah, otak gw masih diselimuti kabut kejahatan *halah*

Walau bukan orang yang merayakan ulang tahun (karena sejujurnya menyakitkan juga saat tau jatah hidup semakin berkurang tapi hidup masih gini-gini aja… kapan??? kapan gw ngebahagian keluarga gw? membuat mereka bangga? dsb…dsb…dsb…) tapi apapun itu ulang tahun menjadi momen dimana gw bisa tahu betapa banyak yang menyayangi gw sampe punya waktu buat inget2 gw ulang tahun! Gw ajaaaaa…. gw…. jarang bilang selamat ulang tahun ke orang lain bahkan ke sahabat gw sendiri memang gw kejam http://www.emocutez.com nggak apa yang penting tetap manis http://www.emocutez.com. dan tentu saja karena ingat umur jadi momen ini jadi ajang introspeksi atas kelakuan2 jelek yang gw lakukan http://www.emocutez.com

Ok! kita sudahi pembicaraan ngalor ngidur di atas…
Kalian tahu…? Saat  ini banyak sekali hal yang gw pikirkan sekaligus gw pelajari.
Sejak mama sakit kurang lebih sejak 3 minggu yang lalu, sejujurnya gw sudah tidak peduli dengan apa itu ulang tahun… tidak peduli apa yang terjadi di kampus… bahkan dengan sangat legowo gw biarkan skripsi gw terbengkalai. Sekilas semuanya terlihat semrawut! Bayangkan! Seorang Marissa… anak perempuan yang sangat manja pada Mamanya… yang punya ambisi dengan cepat menyelesaikan segala sesuatu *bahkan kadang terlihat gegabah*, tidak sabaran, tidak pernah melakukan pekerjaan rumah tangga dengan baik, kini saat Mamanya sakit Ia harus melakukan hal-hal yang bahkan tidak pernah terbesit di pikirannya sekalipun….

Kalian tahu? Keadaan akan mengajarkan dengan sendirinya bagaimana cara kita berperilaku dan mengambil keputusan.
Agar gw tidak  terlalu banyak mengulang-ngulang cerita…. izinkan gw ceritakan segala halnya hari ini… di hari ulang tahun gw http://www.emocutez.com

My Life as a daugther and as a sister….
Dan saat tuan putri manja ini harus menaiki tahta menggantikan posisi Yang Mulia Ratu untuk memimpin kerajaan rumah, kehidupan tuan putri berubah 180 derajat…. pokoknya sensasinya beda.
Setiap hari ngurus keperluan Mama… keperluan adik… keperluan kucing…. huwaaaaaa sibuk sekali, apalagi kalau pagi.
Kalian tahu! Ngurus anak sekolah itu ribet banget! Makannya lah~ seragamnya lah~ sepatunya lah~ apalagi adik M-on anak cowok jadi berantakan *eh gw juga berantakan sih* celana di mana… kemeja di mana…. Allahuakbar~

Setelah dia pergi sekolah *yes~ cabut juga nih anak* maka tentu harus ngurus Mama dan Kucing…
Sejak sakit, Mama jadi manja http://www.emocutez.com dan yang paling bikin pusing waktu awal-awal *dan Mama masih parah strokenya*, Mama jadi gampang nangis… jadi kalau keinginannya terlambat aja dipenuhi bisa nangis-nangis http://www.emocutez.com awalnya sih sempet ngomel2 juga di dalam hati… tapi gimana lagi, sewaktu sehat Mama kan lincah banget, lebih lincah dan ceria daripada gw gitu loh! pasti tersiksa ya di tempat tidur terus. Tapi sekarang…waaaah Mama udah mulai bisa jalan http://www.emocutez.comtapi yaaaa memang harus sabar… dan harus rajin nemenin mama berobat. Seneng banget liat Mama sedikit demi sedikit mulai pulih, walau mungkin bagi gw yang dulu hal ini sangat lambat *dulu kan gw orang yang nggak sabaran* Mama memang masih harus dimandiin dsb… termasuk dijagain supaya jangan jatuh soalnya jalannya Mama masih goyang-goyang, kan serem juga…. waaaah orang tua gw satu-satunya tuh, apapun taruhannya harus gw jaga baik-baik.

Hal keren lainnya:
1. Gw belajar MASAK http://www.emocutez.com*iyalaaaah~ mau makan apa adik sama Mama gw kalo gw nggak masak?*
2. Gw belajar nyuci dan nyetrika dengan rapi.
3. Gw belajar nggak manja
4. Gw belajar BELANJA http://www.emocutez.com *Ini siksaan yang sesungguhnya*
5. Gw belajar mengenal KANAN dan KIRI dengan lebih lancar *untuk kalian yang belum tahu, gw punya kesulitan dalam hal membedakan kanan dan kiri… memang tau tangan kanan itu buat makan dst..dst… tapi kalau kalian bilang “Saaaaa… ambil piring yang sebelah kaaaanaaaaaan” Habislah… mikirnya pasti lama banget, jangan dihina ini murni penyakit dari kecil jangan sampai anak kalian nanti punya kelainan kayak gw http://www.emocutez.com* Kalian tahu…. pusingnya setengah mati kalau Mama udah bilang sesuatu yang berkaitan dengan kanan dan kiri “Kak ambilin seragam adik kamu di lemari sebelah kiri”, “Kaaaak… ambilin obat yang ada di kotak obat sebelah kanan lemari” Huwaaaaa bunuh aja saya, Maaaaa…. lebih parah lagi kalau Mama bilang “Sa.. belanja yaaaa.. tokonya di sebelah kanan bla…bla…bla… belok kiri bla…bla…blaaaa” selamat nyasar sampai tempat tujuan deh http://www.emocutez.com

Sebagai kakak tugas gw lebih heboh lagi! Soalnya Adik gw hanya bisa diatur oleh Mama…. huwaaaaaaaa….. sama gw mana mau denger dia? Tapi kalo gw galak-galak juga bisa di taekwondo sama dia, huwaaaa bisa mati gw http://www.emocutez.com berat laaah pokoknya ngasih tau adik gw, mungkin karena gw juga emosional. Salah satu orang yang agak lumayan nasehatin adik gw….mmmm… ada siiih…. seorang teman di kampus, tapi sudahlah~ wejangan dia ke adik gw juga nggak mempan lama. Untungnya adik gw punya guru taekwondo yang keren setengah mati~ Huwaaaaaa kayak guru kungfu di dunia persilatan di pilem-pilem deh, entah dikasih jampe-jampe dan wejangan apa, adik gw jadi lebih bertanggung jawab, berusaha untuk lebih mendengar apa kata-kata Mama dan Kakaknya *Hahahahaha~ harus atau tidak akan kuberi makan kau hahahahahaha http://www.emocutez.com*, dan tetep jaga prestasi di olahraga sekaligus di sekolahnya *Males-males gitu dia nggak pernah tersentuh remidial… cuman satu yang dia udah menyerah dan bilang setiap pelajarannya bisa bikin pingsan dan pelajaran itu adalah IPS…. oke, Nak… kakak juga nggak bisa bantu kalo IPS sih apalagi SEJARAAAAAH~~~ rrrrrr mengheningkan cipta mulai*

Capek ya ngurus dua orang rumah aja…. hahahahaha awalnya iya, tapi lama-lama terbiasa dan seneng-seneng aja. Rasa capeknya hilang sama rasa sayang dan bahagia kalau ketemu keluarga. Ah… kalian pasti tahu rasanya betapa berharganya keluarga itu, bukan?

My Life as a student…
STRESSS! Hiyaaaaa gw pun ganti judul dengan gegap gempita. jangan tanya rasanya…. MAU MATIIIII, MAN!
Mama jadi menyalahkan dirinya sendiri… *Oh… C’mon, Ma.. stop that! Ini salah anakmu yang sebelum mama sakit jadi pemalas kelas kakap http://www.emocutez.com*
Dosen PS… jadi merasa serba salah sepertinya di awal-awal sampai sms “Mon, keluarga yang utama” *Dan Ibu tidak tahu bahwa keluarga saya ada keluarga guru… badai topan menerjang hal-hal akademis yang utama, Bu http://www.emocutez.com* bayangkan… barisan keluarga satu per satu menanyakan gimana kabar skripsi gw. Helowwww…. ini kabar Mama dulu dong tanyain… please…. tolong matikan kameranya *hiyaaaa alibi*
Keluarga yaaaaaa udah tau sendiri kan
dan gw sendiri….? Hiyaaaaaaa bayangkan saat Mama sakit udah 3 orang yang seminar…. gw? NGULANG DARI AWAL karena ganti topik. selamat deh, Mon http://www.emocutez.com

Awalnya tertekan banget, tapi setelah itu bisa bangkit karena gw percaya pilihan gw adalah pilhan yang terbaik. Dengan ganti topik gw menggunakan data primer sekarang, jadi bisa selalu di dekat Mama nggak usah turun-turun lapang. kelihatan melambat ya proses gw bikin skripsi, tapi pilihan seperti inilah yang terbijak dan akan diambil oleh seorang anak bila Ia menghadapi kondisi yang serupa dengan gw. Gw ini anak sulung, ayah sudah tidak ada, adik satu masih kecil, Mama sakit, dan keluarga gw terhitung keluarga kecil, siapa lagi yang bisa menjaga Mama selain….gw sendiri? dan inilah kewajiban gw sebagai seorang anak. Hal yang aneh kalau ada yang kagum sama apa yang gw lakukan ini…. loooh ini wajar kok, apapun yang gw lakukan sekarang cuman kayak remah-remah roti aja. Ini bukan suatu hal yang heroik… ini tanggung jawab serta kewajiban seorang anak kepada orang tuanya. Aih…. kata-kata gw keren ya? ahahahahaha terima kasih http://www.emocutez.com *langsung hilang wibawa tulisannya*

Memang jadi agak lebih berat sih bahasan skripsinya, tapi… nggak apa lah… sulit bukan berarti mustahil. Oiya… betapa kagetnya juga gw saat baru hari ini gw dapat kabar perusahaan yang awalnya mau gw teliti rupanya dapat label “merah” huweeee~ Mungkin emang Allah menunjukkan bukan di sana seharusnya gw meneliti yaaaaah walau harus mengucapkan selamat tinggal buat topik sharia microfinance http://www.emocutez.com

My life as an ordinary girl…
gw kini lebih bisa bersosialisasi dengan orang lain http://www.emocutez.com gw kan susah bergaul. Gw mulai menyadari bahwa gw ini kemarin-kemarin terlalu kekanak-kanakan *sekarang masih sih* Gw juga orang yang tidak pernah mendengarkan perkataan orang lain. Begitu kerasnya gw sampai gw kadang merasa bahwa gw yang paling benar, bahwa logika gw adalah logika yang paling mendekati. Kini gw menyadari bahwa betapa pentingnya kehadiran orang lain di sekitar gw.

Gw bahagia sekali saat orang-orang kecil, mulai dari pedagang sampai tukang kebun yang sering gw temui dan gw mintai pertolongan seringkali mendoakan gw hal-hal yang baik… waaaaaah ini ya rasanya bersikap ramah kepada orang lain?

Gw juga senang sekali saat dapat banyak saran dan perhatian dari tetangga… teman-teman Mama… teman-teman adik… dan tentu teman-teman gw…. waaaah gw baru menyadari bahwa mereka lebih baik dan lebih tulus daripada yang gw kira.

Kalian tau? selama ini gw selalu berpikir… gw berjuang sendiri… berjalan sendiri… menangis sendiri… melakukan segala hal sendiri… gw bangga dengan kekakuan hidup gw itu, gw merasa hebat karena bisa melakukan segala hal sendiri. Tapi itu rupanya salah, ada banyak hal yang tidak bisa gw lakukan sendiri dan gw tidak sekuat yang gw duga http://www.emocutez.com

Jika kemudian banyak yang bilang apa yang gw lakukan ini keren… percayalah ini hal yang sangat sepele sekali… Kalian akan melakukan hal yang sama jika menjadi gw. Kalian tahu? Keadaan yang akan mengajarkan kita segala hal mengenai kehidupan. Apa yang gw lakukan ini tidak lebih seperti apa yang dilakukan seorang ayah saat mereka pergi bekerja ke kantor…. apa yang dilakukan Ibu saat mereka mengurus rumah… apa yang dilakukan seorang siswa saat mereka belajar mati-matian di sekolah… apa yang dilakukan pengamen anak-anak saat mereka mengorbankan sekolah mereka hanya untuk bekerja….semuanya demi diri sendiri dan komitemen pada keluarga, dan gw berharap bisa jadi amal ibadah *please Ya Allah…kalau bukan dari sini dari mana lagi?*…. hal ini tidak lebih sebuah komitmen saat kalian sepakat untuk menjadi khalifah di muka bumi ini sebagai anak, sebagai kakak, sebagai bagian dari masyarakat, dan tentu sebagai manusia.

Setidaknya Mama tidak boleh menyesal memiliki anak seperti gw http://www.emocutez.com
Setidaknya kalian pun jadi tidak perlu repot-repot mencari cara untuk menghapus ingatan mengenai gw karena seburuk apapun gw, gw sudah berusaha melakukan hal yang terbaik dan semoga kalian pahami ini.

Gw sangat bangga dengan apa yang gw lakukan… apa yang gw putuskan… dan apa yang gw jalani. Gw berharap setiap orang yang ada di sekitar gw menunggu dan melihat apa yang gw lakukan, karena kelak… gw berjanji akan membuat kalian bangga dengan apa yang gw lakukan, putuskan, dan gw jalani…

Semoga Allah meridhai… aamiin…

Okey~ selamat berjuang! Auuuuum http://www.emocutez.com

Karena Bahagia itu Sederhana…


Apapun yang gw tulis kali ini adalah cerita dari gw.. gw harap kalian bisa mempelajari setiap paragraf ini baik-baik…  ini mungkin nasehat terakhir dari gw, karena setelah ini, hiduplah yang akan lebih banyak menasehati kalian, tanpa suara…. tanpa kata-kata… http://www.emocutez.com

Gw pernah berkata “Gw tidak perlu hidup lama-lama di dunia ini, gw hanya ingin bisa memastikan Mama,adik, dan orang-orang di sekitar gw bisa hidup dengan sangat sejahtera, setelah itu gw pasrahkan seluruh hidup gw kepada Tuhan  gw… terserah…apapun! Bahkan hal terburuk sekalipun”

Itulah yang membuat gw tidak pernah memikirkan hal lain, bila kemudian gw sempat bilang gw ketua HIMAGITA (Himpunan Mahasiswa Gila Harta) *untuk para anggota, gw cukup kecewa karena ada yang mengubah singkatan organisasi kita menjadi Himpunan Mahasiswa Gila Wanita* maka mungkin itu salah satu bagian ambisi short term gw! Memang uang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang, Bung. Gw trauma dengan kasus ayah gw, bila gw punya uang banyak dulu maka mungkin dulu bisa gw bawa Beliau berobat ke LN dengan peralatan kedokteran yang lebih canggih… jangan salah paham dulu! Gw sama sekali tidak menyalahkan takdir apalagi Tuhan, tidak akan pernah dan tidak pernah berhak untuk hal itu, hanya saja gw tidak mau itu terjadi pada orang lain! Gw ingin orang yang dekat dengan gw bahagia… itu saja. Gw ingin mati-matian untuk itu, apapun taruhannya. Just say hello to the black jack! Kalian mungkin akan merasakan hal yang sama saat kalian merasakan penyesalan yang sangat mendalam seperti yang gw alami. Penyesalan itu hal biasa dalam hidup…. hadapi… taklukan… tapi taklukan dengan cara yang benar!

Gw juga menjadi antipati dengan pacaran dan hal yang sejenisnya…. Termasuk memikirkan hubungan serius seperti menikah! Helow…. Masih banyak pekerjaan lain gitu loh! Hal kayak gitu mah fana-fana aja…..aih, temen-temen gw fana semua berarti. Ya! Termasuk Anda-Anda yang mikirin cinta-cintaan mulu… apalagi yang labil…..heeeeeuh! gw selalu pengen tanya orang-orang tipe ini “Have you think about your present family?”, “Have you think about another more important things?”http://www.emocutez.com

Gw juga menjadi orang yang sangat keras kepada orang-orang yang gw sayang, bahkan ke adik gw sendiri. Karena gw ingin mereka lebih baik dari gw… gw ingin mereka perfect! Dan karena gw ingin bila gw nggak ada nanti mereka akan baik-baik saja karena toh mereka sudah lebih ok daripada gw kan. Keterlaluan sih, tapi itu cara gw bilang kalau gw sayang mereka… cara gw memang barbar karena gw merasa hidup di hadapan mereka akan lebih barbar daripada cara gw itu. Tapi percayalah itu salah, walau maksudnya benar!gw menyadari pada akhirnya Tidak ada yang shahih saat cara yang dilakukan itu tidak benar!

Di lain pihak! Gw senantiasa dapatkan segalanya: Keluarga yang luar biasa baik  *I’ll never find perfect family like this*, teman yang sangat unik, bertemu  guru dan dosen yang luar biasa kerennya, Allah juga tidak pernah lupa melimpahkan rizqi, rahmat, serta anugerah yang luar biasa kepada gw… sungguh percayalah betapa beruntungnya gw. Bahkan! Gw selalu merasa setiap doa gw selalu diijabah oleh Allah. That’s my life…. Nyaris sempurna….

Gw pun terus mengejar karir gw *cieeeeeh gaya*…. Mengejar segala hal duniawi…. Dan percayalah lagi-lagi gw dapatkan itu semua. Gw tidak pernah gagal mungkin karena tidak pernah menyerah…. Gw menjadi sosok yang begitu bossy, mungkin karena gw selalu “menang” walau harus bersusah payah luar biasa. Ya…. BAHKAN! Saat gw berhenti mengejar pun hal-hal seperti itu yang mengejar gw. Jadi bisa dipastikan dalam definisi amatir “I’M LUCKY GIRL SPECIES”

Di balik itu semua! gw menjadi orang yang sibuk dengan urusan gw sendiri. Gw tidak peduli kesehatan gw, gw menjadi orang yang terkesan cuek bahkan pada teman gw sendiri, bahkan yang lebih parah lagi gw sempat berpikir untuk tidak MENIKAH di masa depan! Ya! Karena gw orang yang sangat beruntung! Gw terbiasa mandiri, memperjuangkan segala hal sendiri, dan mendapatkannya….gw terlalu asyik dengan hidup gw. Gw bangga saat bisa mendapatkan segala hal sendiri, tanpa kata-kata hati gw bilang “See? I can do everything by myself!”

Gw mungkin bukan penghapal Al-Quran, tapi gw tahu betul bahwa Allah juga menguji manusia dengan kebahagiaan… ya! Tuhan juga menguji dengan zona nyaman hamba-Nya. Dan kali ini Allah berhasil menguji gw habis-habisan…. Hingga gw BABAK BELUR.

***

Akhir-akhir ini gw sering sekali sakit, begitu banyaknya penyakit yang bersarang di badan gw hingga pada akhirnya gw menjadi lebih temperamental dari biasanya, bukan hanya karena sifat dasar gw saja yang berdarah panas tapi juga karena gw stress memikirkan kenapa gw nggak sembuh-sembuh. Bayangkan! Gw yang punya prinsip nggak mau ngerepotin siapapun pada akhirnya harus ngerepotin Mama gw, makhluk yang paling gw sayang mati-matian, belum lagi pekerjaan gw banyak yang terhambat, nilai UTS gw semester ini  juga nggak brilian tanpa alasan yang hakiki,  dan gw stress dengan obat yang luar biasa banyaknya.

Saat gw menulis ini, gw baru pulang dari dokter… *gw nulisnya malem, tapi postingnya pagi-pagi karena udah teler*
yang jelas dalam 2 minggu terakhir gw udah 2x ambil sample darah, saat gw ke dokter tadi, dokter gw marah besar! Gw dianggap terlalu menyepelekan penyakit-penyakit gw. Ya! Karena memang sepele awalnya…. Yah… penyakit mahasiswa, paling gitu2 doang lah. Betapa kagetnya saat Beliau akhirnya bilang *gak pake nada tinggi sih*

“Kalau kamu nggak sayang sama diri kamu sendiri, jangan datang ke saya lagi. Kasihan badan kamu, Nak. Kamu tahu… semua penyakit kamu, dengan cara kamu seperti ini, bisa jadi kronis dan kanker! Ini nggak maen-maen, Nak. Tuhan ngasih badan kamu itu agar kamu bisa lakukan segala hal, tapi satu hal yang Dia minta…jaga pemberiannya baik-baik. Stress is our business, but never give up and suicide. What you do now is suicide!

Iya juga sih…. Tapi gw nggak nyangka bahwa selama ini gw bunuh diri dengan cara modern, boros, dan pelan-pelan…. Sungguh BODOH !

Gak lama setelah itu Mama gw akhirnya ngasih wejangan ke gw, mungkin karena kasihan liat gw dengan mata berkaca-kaca bilang “Ma… saya capek ngerepotin Mama terus, maaf ya” *sialan, minggu ini gw kebanyakan minta maaf ke banyak orang*

Dan tau apa yang Mama gw bilang?
“Sa… untuk apa kamu mengejar karir kamu gila-gilaan ?, untuk apa harta yang kelak akan kamu dapatkan? Mama tidak terlalu membutuhkan hal seperti itu, Nak. Kebahagiaan itu lebih dari itu semua, kebahagiaan lebih mahal dari itu semua ! Bayangkan bila nanti kamu berkeluarga, punya anak, suatu hal yang menyenangkan bisa melihat anak kamu tumbuh dan bahagia. Kebahagiaan itu sederhana, ada di dekat kita, hanya saja kita seringkali lupa dan ingin membayar lebih untuk hal yang sebenarnya tidak membawa kebahagiaan hakiki

JLEBBBBH…….dari ujung kepala sampe ujung kaki deh jlebnya, pokoknya sensasinya mantap deh…antara panas dingin aneh sedih lega…wah nggak karuan!

Kalian tahu, gw mulai berpikir betapa angkuhnya gw…. ! Mungkin gw terlalu lama dimanja “keberuntungan” gw… *dan seperti biasa gw bilang, gw paham mengapa ayah gw cinta mati sama mama gw…she is great women ever….! suatu hari nanti gw akan ceritakan tentang kisah cinta Mama dan Ayah gw yang bagi gw sekaliber dengan film Shall We Dance-nya Richard Gere… bahkan lebih! http://www.emocutez.com*

Gw masih ingin hidup lebih lama di dunia ini…

mungkin ini perasaan Chairil Anwar saat ia terlanjur terkena kanker paru-paru karena terlalu banyak merokok, ia pasti saat itu menyesal setengah mati, dan maaf maaf berjuta maaf saja gw nggak mau semenyesal dia. *Bye Mr. Chairil*
gw ingin menikmati pekerjaan gw bukan untuk terbebani oleh pekerjaan gw…masih ingin lihat semua orang yang gw kenal bahagia (yaaa… termasuk kalian), gw ingin belajar lebih menikmati hidup ini dan belajar kepada hidup gw serta hidup orang lain agar gw lebih baik dalam memaknai hidup ini, gw ingin bertemu lebih banyak lagi orang, merayakan ulang tahun gw bersama menara Eiffel *udah pada tau kan ulang tahun gw sama menara Eiffel sama loooh 😀 kata fengshui kami berjodoh….hehehehehehehhehe*, gw juga belum jadi penulis  dan….gw juga ingin segera menemukan pasangan hidup gw *ho~akhirnya kalo nono baca ini pasti dia bilang “rasain lu, Mon” * gw pikir gw ingin menikah juga rupanya dan ini serius. Gw tarik ucapan gw dan gw paham mengapa anak2 semester2 akhir mulai memikirkan hal ini. Dulu gw berpikir gw bisa melakukan segala sesuatu sendiri, memang iya… tapi ada hal yang lebih dari itu semua ada hal yang tidak bisa gw lakukan sendiri *banyak hal, mungkin bisa gw posting di judul tersendiri*. Masalahnya gw harus berjuang keras, berdoa gila-gilaan, dan bersabar mati-matian untuk mendapatkan pria yang benar-benar mau menerima gw dan keluarga gw apa adanya… apalagi gw kan sering sakit…huuuft….kalau boleh request gw mau pria yang begitu setia kalau bisa nggak nikah lagi walaupun gw mati sekalipun *atau gw akan gentayangin dia… atau nyemplungin dia ke neraka ha100000000x http://www.emocutez.com <– kembali jahat tapi pokoknya hidup para WANITAAAAAA!!!!!! * dan mau mengizinkan gw belajar, karena gw ini bodoh jadi terpaksa harus belajar sampai badak punya tanduk sekalipun. Aamiin… doakan  aja ya semoga ketemu, nanti di cari deh di google. Pokoknya ada banyak hal yang belum gw raih tapi kini gak mau gw bawa terlalu serius lagi, bagaimana menurut kalian? pemikiran gw lebih baik dan masuk akal bukan?

Ini bukan berarti gw membunuh impian gw…. oh, No! and NEVER! hanya saja gw ingin lebih menikmatinya sekarang… capek rupanya terlalu serius…..enjoy it! love it! and everything gonna be alright! Gw percaya itu karena Tuhan tidak pernah berhutang, Ia akan berikan apa yang dilakukan hamba-Nya, dan Ia tahu seberapa kuat gw berjuang… seberapa besar gw berharap…

Kawan… Ada hal yang lebih dari sekedar kenikmatan duniawi…. Tahukah apa hal itu? Kebahagiaan orang di sekitar kita…. Kebahagiaan orang-orang yang kita sayang…. Dan rupanya orang-orang itu mungkin lebih menyayangi kita daripada yang kita ketahui, maka tidak ada pilihan lain….sayangi pula diri kita agar setidaknya kita tidak mengkhawatirkan orang lainhttp://www.emocutez.com.

“Mungkin gw tidak bisa membuat kalian bahagia, tapi izinkan gw  tidak membuat kalian terlibat dalam kesulitan apapun.”

Insya Allah….Semoga Allah memberikan kesempatan itu. Aamiin….

“Bersamaan dengan posting ini gw juga ingin meminta maaf kepada seluruh teman-teman gw, terutama anak-anak IE 44, gw ini jahat soalnya jadi kadang dengan tanpa sadar suka merobek-robek hati orang *bahkan gw pernah ngomel karena masalah sepele kayak karena ada yang cakcung tempat duduk ampe sepuluh kan? Jangan kira gw nggak inget kejahatan-kejahatan gw, cuman gw suka gengsi minta maaf  aja http://www.emocutez.com cukup kaget juga loh ada beberapa orang yang sensi sama gw di kelas ‘jangan kira gw nggak tau! gw ini salah satu pencari info terhandal yang pernah hidup’, aduhh maaf ya… padahal setiap gw udah marah gw menyesal dengan sendirinya loh, gw ini cuman cerewet doang kok*. Gw marah itu ada maksudnya kok, contoh: masalah cakcung tempat duduk, itu bikin kelas ter genk-genk dan kasian juga yang datang tepat waktu. Intinya saat gw ngomel, gw pasti punya maksud cuman kelakuan gw aja yang jelek.

setelah ini tidak akan ada lagi permintaan maaf dari gw, hanya akan ada  kata TERIMA KASIH. Gw buka satu rahasia kecil? Selama ini gw iri kok kepada kalian semua, tanpa kalian tahu!… percayalah, kebahagiaan itu konsep yang sederhana (gak usah pake SAM, IO, data panel, nggak sejauh itu pokoknya lah), kita mungkin (termasuk gw tentunya) terkadang berpikir terlalu rumit…but trust me…just KISS (Keep It So Simple) dan gw percaya kalian akan mendapatkan apa yang kalian inginkan. Insya Allah.
Satu lagi, selama ini banyak yang “overvalued” menilai gw, Alhamdulillah…terima kasih…. ya oke! I’m better that you think…. but in the other ,for many things, you’re better than me! Maka nilailah gw apa adanya… layaknya seperti teman biasa kalian… seperti apa yang dilakukan sekumpulan bocah ingusan saat bermain lompat tali atau gundu bersama-sama. Percayalah, saya  hanya tidak bisa mengungkapkan betapa sayangnya saya kepada kalian . Semoga kalian tidak pernah salah mengambil langkah dalam kehidupan atau segera tersadar saat salah. Bila ada hal yang mungkin “aneh” dari saya menurut kalian, percayalah saya selalu punya makna dari apa yang saya perbuat… time will answer every question, friends… wisely! Kalian mungkin bisa lebih baik daripada saya…

This is my last note for IE 44… makanya gw ingin kalian semua baca, cuman ini yang bisa gw kasih ke kalian… gw penulis esai jadi semua perasaan dan pesan gw hanya bisa gw tuliskan via tulisan nggak bisa lewat kata-kata langsung…cieeeeee romantic banget nggak sih gw he100000x bagi gw tulisan itu hal yang romantic jadi kalian beruntung dapet tulisan gw *halah*…. Good Luck! Doa gw untuk kalian.

Jangan pada nangis ya! kalo kata ST 12 “Sudah kubilang…. hapus air mataaaaaa” *gw lagi suka lagu ini ahahahahahahahahaha

Jangan lupa! Dateng ke seminar gw! WAJIB! jangan sampe seminar gw bangkunya kosong! http://www.emocutez.com

When I miss him…completely….


Udah lama gak nulis blog ya… entahlah, banyak kerjaan, banyak yang terjadi, tapi sebenarnya sedikit media curhatnya. Wajar sih… itu hal ilmiah! Bila belajar mikroekonomi , saat kita semakin sibuk… semakin banyak hal yang kita pikirkan…kita kerjakan… maka waktu luang akan semakin terbatas. Kalau waktu luang sudah terbatas maka harga waktu luang itu akan semakin mahal, bila waktu luang itu semakin mahal maka segala hal yang mengikuti waktu luang itu (dalam hal ini segala hal yang memungkinkan untuk jadi “isi” si waktu luang) akan ikut menjadi mahal… ya! Jadi jangan aneh bila banyak orang yang mengeluhkan saat kesibukan semakin meningkat maka bicara dengan keluarga, teman, orang-orang sekitar, atau sekadar santai-santai biasa menjadi begitu “MAHAL” ! Willingness to pay kita untuk membayar itu semua jadi begitu tinggi! Tapi masalahnya bayaran apa yang pantas untuk mendapatkan itu….! Dari sudut pandang gw, satu2nya bayaran universal untuk itu semua adalah WAKTU! Aih…. Makin ke sini gw paham mengapa waktu adalah uang

Di saat krisis teman untuk diajak ngobrol… karena makin kesini jadi males deh ngeganggu orang. Semakin ke sini jadi paham sekali permasalahan setiap orang dan semakin sungkan untuk gangguin…! Kalau sudah begini rasanya kangen banget sama Ayah, karena cuman beliau orang yang bisa menjadi problem solver saat gw stuck tanpa gw perlu bicara macem-macem. Beliau tidak pernah mendikte apa yang harus gw lakukan, Beliau cuman selalu memberikan plus minus dari setiap pilihan yang mau gw ambil! Beliau juga nggak pernah marah… dan ini keren banget! Seingat gw, ayah gw cuman pernah marahin gw dua kali seumur hidupnya : 1.) saat gw nggak menyahut panggilan dari Mama gw, 2.) saat gw kabur dari mushala pas shalat tarawih dan gw bohong terus bilang shalat :p apesnya pas ditanya apa inti ceramah, toeeeng  gw about:blank banget dan abislah gw diomelin pake hadits dan ayat Quran, di luar itu kayaknya Beliau cuman bilang “Ya! Asal kamu siap apa yang bakal terjadi aja… “ grrrrrr….

Kalau perlakuan Ayah gw ke gw itu diasumsikan seperti pandangan politik, maka Ayah gw adalah seorang yang sosial demokratis…. Sosialis karena benar-benar menjalankan kontrolnya sebagai orang tua: nanya gw kemana, sama siapa, ngapain, pokoknya 5W 1H deh. Tapi juga seorang yang demokratis karena gw diberi kebebasan untuk berkehendak semau gw asal nggak lepas dari aturan main norma yang ada, bahkan walau ayah gw masuk dalam kategori “Ikhwan” menurut gw, ayah gw memperbolehkan gw pacaran loh sebenernya…. TAPI…. Gw inget banget kata-kata Beliau:

Ayah: Ayah bahkan nggak apa kalau kamu pacaran

Me: Haaaaah…?  Yang bener? Tapi masih lamaaaaaaaa banget, Yah… belum ada laki-laki beruntung yang bisa membuat anak ayah jatuh cinta ha10000000x <– PD banget

Ayah: Okey! Tapi bila nanti ada yang bilang serius sama anak ayah… syarat pertama sih dia manusia, bernyawa, dan laki-laki  *ya iyalah! Emangnya anak perempuannya ini cacing planaria?* dan sebelum dia ngegombal… lalala… beralibi ria… maka tanyakan pada dia tentang “Apa definisi suka, sayang, dan cinta menurut dia” dan beri waktu ia berpikir untuk menjawab dimana tepatnya perasaan ia kepada Tuhannya, keluarganya, dan pada kamu…di kategori suka? Sayang? Atau cinta? Setidaknya dari awal dia harus jadi orang yang bijak memikirkan tindakannya, dia harus seimbangkan habluminallah dan habluminannas loh. Tapi kamu tanya baik-baik ya… jangan bawa golok :p

Me: ????? *pusing….garuk-garuk…cabut ketombe….*

Hingga beberapa waktu lamanya, gw berpikir kalau semua cowok gw kasih pertanyaan kayak gitu, gw bakal jadi perawan tua deh…. Gila! Susah banget tuh pertanyaannya dan GW NGGAK TAU JAWABANNYA karena Ayah gw keburu meninggalkan dunia ini sebelum gw tanya jawabannya. Lagipula gw kan ngiranya yang bakal seleksi fit and proper test calon suami itu ayah gw…. Kecewa banget deh. Tapi itu tetap akan menjadikan itu pertanyaan utama buat calon suami gw nanti ah, karena gw punya jawaban versi sendiri… hahahahahahahaha! Tinggal nanti liat aja jawabannya lebih mutu apa malahan sampah dibandingin jawaban versi gw :p kalau bagus lulus audisi….kalo nggak…ha10000x try again later.

Bukan cuman di bidang yang remeh-remeh aja! Ayah selalu bisa memberikan jawaban paling bijak saat gw menanyakan tentang bagaimana menghadapi orang lain sampai menyelesaikan PR yang ada hubungannya sama matematika *ahahahahahahaha, sayang anak perempuannya Beliau bodoh matematika dan galak kalau belum akrab sama orang aihhhh…mannernya!* Huwaaaa… hebat banget Mama gw bisa ngegaet cowok kayak gini :9 nanti gw minta resepnya ah *halah~*

Hmmm….udah lama banget nggak ada ayah… rupanya lama-lama kangen ya 🙂

Ayah orang yang paling semangat mau liat gw lulus kuliah (termasuk juga kakek gw sih… ) malah nggak bisa liat gw pas lulus nanti…
Ayah nggak liat adik gw jago banget bela diri, tinggi, sok cool, tengil, dsb…dsb…
Ayah nggak bisa liat istri dan anak-anaknya makin maniak sama kucing
Ayah juga nggak liat gw lagi berjuang mati-matian untuk nunjukkin gw bisa loh bikin bangga keluarga gw…
Ayah gw nanti nggak nikmatin gaji pertama gw kalau suatu hari gw kerja. Padahal gw pengen banget kalau gw kerja orang pertama yang happy adalah Mama dan Ayah gw…
Ayah gw tidak akan jadi wali gw bila gw menikah nanti…
Bila gw punya anak… Ia nggak akan liat satu orang kakek yang ilmiah dan baik banget…
Kalian tahu? Gw bahkan belum sempat memberikan apa-apa kepada Beliau sebelum Beliau pergi… dan itu sempat memukul gw habis-habisan tanpa seorang pun tahu dan sadari!

Kalau dirunut semuanya jadi sedih ya…
Tapi, ah sudahlah…  soalnya gw juga  punya Mama dan adik yang masuk kategori unik jadi selalu happy-happy aja ^0^v yang ada malah banyak yang mau merebut Mama gw nih karena jago masak hehehehehehe :p gw juga punya kucing yang baik-baik…. Cuman sedihnya yaaaaa karena kadang ada beberapa hal yang biasanya perlu tinjauan filosofis dan itu hanya ayah gw yang bisa pecahkan

Kalian tau… seharusnya cerita gw menjadi sebuah hal yang membuat kalian menyayangi betul orang tua kalian. Jangan sampai kalian sadar betapa berharganya mereka setelah mereka meninggalkan kalian, jaga baik-baik ya Mama dan Ayah kalian 🙂 salam dari gw yaaaa *sok akrab :p*