Melody’s love story: salah?



A life learner....Books, movies, and glorious foods lover. Have a big dreams... but wanna \\\"bigger\\\" than her dreams.  A life learner... Love books, glorious foods, and great movies. Proud to be a woman, daughter, sister, and best friend. A dreamer! I am the one who want to be bigger than my dreams. Future researcher and writer.


“Melody…this is wrong” ujar Tiara. Lalu beberapa menit kemudian suasana hening.

“What is wrong, Ra. I just enjoy the feeling. Percayalah gue tau batas. He just my friend. No, maybe just my acquaintance”

“Gak ada cowok lain yang bisa dideketin apa sih, mel.”

Melody terdiam, menyeruput teh manis hangat kesukaannya. Hujan yang turun membuat tehnya lebih cepat dingin dari biasanya.

“Gue udah terlalu banyak dikecewakan, Ra. Terlalu banyak”

“Mel, jangan bilang lo trauma”

“Belum sih,Ra… tapi setelah gw merasa basi selama beberapa lama. Gw nemu hal yang beda”

“Mel…”

“Gw capek dengan aneka kebasian,Ra. Ketika orang yang gue tunggu akhirnya memilih orang lain karena perbedaan visi, ketika orang yang gw sayang berdalih dia gak pantas buat gw lalu melist semua kekurangannya, ketika beberapa orang bilang gue ugly duckling, ketika beberapa orang bilang bahwa impian gue terlalu tinggi… bla bla bla”

Melody lalu menghela nafas sejenak, “Gue gak apa-apa,Ra… tapi ada saat ketika gue ingin sekali aja… sekali aja, ada yang menghargai eksistensi gue dan segala impian gila gue”

“Dan ketika gue ketemu Ryan, he just different. Dia orang yang bilang ‘ah you just awesome’ bukan karena fisik gue tapi karena apa yang gue lakukan. Orang yang bilang ‘yes…you can do it’ ketika gue cerita impian gue yang bener2 gila sekalipun. Yang punya impian lebih tinggi dari yang gue punya dan dengan kepala tegak dan senyum bangga mengatakan ‘It will takes time, but why not. I can do it’…. don’t you think it just awesome” 

Tiara terdiam sejenak, “Mel, don’t say you fall in love with him”

“I am not sure, Ra. But I like him very much. Dan itu lebih baik daripada mengingat semua kesedihan masa lalu gue” kata melody serasa menatap kosong ke arah jendela.

“Semoga segera ada cowok baik dan seiman buat lo ya, Mel”

Beberapa detik kemudian tawa mereka pun pecah. “Ahhaaaaa… gila lo, Ra. Aamiin. Bener banget. Tapi lo juga jomblo, semoga cepet2 nemu cowok yang bisa membuka cakrawala lo sama dunia. Kalau gak gitu, kekepoan lu untuk segala hal gak akan ada obatnya.”

Dan percakapan pun bergulir lagi seperti biasa, seperti sebelum hujan turun.

Comments

Bukumu… Filmmu… Tulisanmu… adalah kamu
selfie…: aku, kamu, kita semua suka selfie

Leave a Reply

%d bloggers like this: