Kepada Bunga dan Langit Biru



A life learner....Books, movies, and glorious foods lover. Have a big dreams... but wanna \\\"bigger\\\" than her dreams.  A life learner... Love books, glorious foods, and great movies. Proud to be a woman, daughter, sister, and best friend. A dreamer! I am the one who want to be bigger than my dreams. Future researcher and writer.


Image and video hosting by TinyPic

Jika kelak aku memiliki anak, jika dia perempuan maka namanya akan berkaitan dengan bunga… jika dia laki-laki maka namanya akan berkaitan dengan langit biru. Karena aku menyukai bunga dan langit biru, sebagaimana semesta mencintai hari yang cerah ketika langit berwarna biru dan bunga-bunga tetap mekar dengan cantik walau harus menatap langsung mentari.

Nak, halo… apa kabar?
Ah entah apa yang Mama pikirkan ya, mungkin kita akan bertemu bertahun-tahun setelah tulisan ini dibuat. Mungkin lama sekali setelah ini, kita tidak tahu.
Tapi biarlah, biar Mama catat semua hal penting agar kelak kalian mengenalku seperti kalian mengenal Newton di buku-buku sains kalian, ah tidak kalian harus mengenalku lebih baik daripada semua tokoh di buku-buku apapun.

Ketika aku menulis ini, aku 24 tahun… sebentar lagi 25 tahun.
25 tahun mengarungi kehidupan, tidak pernah membuat aku menjadi manusia yang sepenuhnya baik tapi tentu tidak sepenuhnya jahat sih

Hingga hari ini masih ada banyak yang tidak menyukai Mama kalian ini, Nak… beruntungnya yang menyukaiku [mungkin] lebih banyak dari yang tidak menyukaiku.
Kelak, ketika kalian menghadapi dunia yang sebenarnya kalian akan mengetahui bahwa hidup kalian akan dipenuhi dengan pro dan kontra. Apa yang kalian anggap benar belum tentu benar menurut orang lain, begitu pula sebaliknya. Manusia begitu kompleks, Nak… kita tidak pernah bisa tahu sepenuhnya apa yang orang lain pikirkan, bahkan terkadang kita pun sulit untuk memahami diri kita sendiri. Itu wajar, semua orang akan mengalami itu. Ketika masa itu tiba, maka berhentilah sejenak… pikirkan kembali setiap keputusan yang ingin kalian ambil… timbang baik dan buruknya… serahkan segalanya kepada Sang Pencipta… lalu dengan kepala tegak, mata lurus menatap kedepan, lanjutkan apa yang ingin kamu raih. Raih itu dan jangan pernah berhenti lagi ketika kalian meyakini pilihan kalian benar.
Kelak, kalian juga tidak akan hidup sendiri. Akan ada orang yang baik, yang jahat, yang tulus, yang tidak tulus, semuanya! Kalian akan merasakan bahagia, antusias, sedih, marah, geram, semuanya! Biarkan itu terjadi. Ketika kalian marah, marahlah…
Ketika kalian sedih, sedihlah bahkan jika kalian perlu menangis, menangislah…
Ketika kalian geram, geramlah…
Tapi cukup 1-2 jam saja, karena itu tidak akan menyelesaikan masalah.
Dunia membutuhkan manusia-manusia yang bisa memecahkan masalah dengan kepala dingin, maka tersenyumlah, tertawalah, buka mata kalian. Percayalah tidak ada masalah yang tidak memiliki pemecahan. Jika sumber kemarahan dan kesedihan kalian adalah manusia, maka lupakan… kalian perlu ingat,Nak dalam hidup yang terpenting bukan bagaimana cara orang lain bersikap kepada kita, tapi bagaimana kita bersikap pada orang lain. Sebarkan kebahagiaan, sekecil apapun itu. Berbahagialah dan buat orang-orang di sekitar kalian bahagia.

Oiya, kalian tahu aku bukan orang yang romantis. Sulit sekali mengatakan hal-hal manis seperti pada romansa-romansa di novel. Aku tidak pandai memasak, tidak pandai matematika, tidak pandai bermain alat musik apalagi menari. Banyak sekali yang aku tidak bisa. Tapi itu bukan masalah karena kita toh bisa selalu belajar untuk segala hal. Beberapa orang memang dilahirkan dengan kelebihan di suatu bidang tapi kekurangan di bidang lainnya. Lakukan hal yang kalian bisa, yang kalian suka, tapi jangan membenci hal yang menurut kalian sulit dan kalian tidak bisa melakukannya. Hei! Kalian tahu, manusia adalah makhluk paling cerdas dan paling mudah beradaptasi di planet ini, kita bisa mempelajari apapun! Jika gagal kita bisa mencoba lagi. Gagal lagi? Coba lagi! Gagal lagi? Ah mungkin kita memang butuh bantuan, carilah guru atau teman yang bisa membantu kalian. Belajarlah dengan antusias, dengan sorot mata penuh semangat yang juga penuh dengan tanda tanya, berterima kasihlah kepada orang yang mengajar kalian dengan menunjukan semangat juang kalian. Tunjukan kalian tidak lembek dalam menghadapi apapun.

Nak,
Apa yang kalian suka? Apa kalian suka menatap bintang di malam hari sambil menerka-nerka rasi bintang. Lalu tertawa ketika kalian mengira bintang jatuh melintas di depan mata kalian eh rupanya hanya pesawat yang kebetulan lewat. Apa kalian juga suka meneguk teh manis hangat ketika sedang membaca buku? Hish… beberapa orang berpikir hal-hal itu sedikit membosankan, semoga kalian punya hobi yang agak lebih modern dan mengasyikan. Kenalah dunia seluas-luasnya, melangkahlah selama kalian masih bisa melihat hamparan bintang di malam hari dan matahari yang menyinari di setiap hari. Berkenalanlah dengan orang lain sebanyak-banyaknya, agar kalian bisa lebih peka dalam mengenal orang lain. Cintailah bumi ini, tanamannya, bunga-bunganya, pepohonannya, kucing-kucingnya, serangganya, laba-labanya, semuanya… kalian tahu? Mereka guru tanpa kata yang mengajarkan kepada kita semua mengenai betapa luar biasanya Sang Maha Pencipta, mengajarkan kita mekanisme keseimbangan yang luar biasa… yang membuat kita hidup bersama-sama hingga saat ini.
Aku, kita, awalnya dua sel kecil yang padu… lalu Tuhan memberi kita kesempatan untuk tumbuh, berkembang, lalu hidup. Bukankah kehidupan itu sebuah kepercayaan luar biasa yang diberikan kepada kita? Maka jangan kecewakan Tuhan dengan berbuat hal yang buruk…. jangan pernah,Nak…jangan. Mungkin kelak kalian pasti akan melakukan kesalahan, itu wajar… tapi segera akui itu dan perbaiki diri. Kesalahan membuat kita menjadi manusia yang lebih baik ketika kita belajar dari kesalahan itu.

Lainnya…mmmm…
Jangan terlalu banyak makan mie instan dan makanan instan lainnya
Harus banyak olahraga, harus cukup tidur, harus banyak makan buah, jangan rewel ketika harus makan sayur. Harus suka makan ikan, jangan merokok *percayalah itu tidak baik*, berpakaian yang sopan dan keren. Tidak perlu terlalu banyak bersolek, dunia akan tahu betapa eloknya kalian dengan apa yang kalian perbuat kelak. Ah… jangan tarik ekor kucing peliharaan kalian karena konon itu membuat kucing menjadi diare. Ingat ya! 🙂

Seperti langit biru, lindungi sekitarmu
Seperti bunga, mekarlah…mewangilah, tunjukan kecantikanmu, tatap cahaya matahari.
Dan aku mencintai kalian seperti layaknya cinta seorang ibu kepada anak-anaknya… tanpa syarat dan tanpa batas.
Hebatlah, lampaui aku…
Menjadi baiklah, buat semua orang bahagia karena keberadaan kalian di semesta ini.
Dari sebuah sudut dimensi,
Mama kalian kelak :]

Comments

Dear para pemalas… tahukah kamu apa itu “googling”?: Omelan untuk yang masih malas berjuang
My life as a blogger: kisah beberapa pembaca blog saya

Leave a Reply

%d bloggers like this: